Puisi Tumbur

Kekasih Yang Hilang
Kini kita jauh
Seoloh-olah aku tak bisa melepaskanmu
Tapi kini kutemu wanita yang seperti dirimu
Ku meras senang
Tak kulepaskan dia pergi lagi

Bandung, 2008
Kebodohan
Aku bingung
Aku tak bisa berbuat entah apa
Ditempat kesepianku sering menangis
Atas keadaan diriku
aKu terus berjalan
melewati hari yang masih ada
kututupi kebodohanku dengan seyuman
tapi sampai kapan bisa bertahan..
Tuhan tolong bantu hambamu ini,,,,
Bandung, 2008
Raja
Raja tanpa emas tanpa permata
Dia yang dimahkotai duri
Menyelusuri jalan para miskin
Raja
Raja yang diminyakin pelacur
Yang dipalingi muka
Yesus tuhan kita
Amin
Bandung, 2008
Wanita yang Membuatku Bingung
Wanita didepan mataku penuh dengan keagungan
Pakaian yang melekat dikulit tubuhnya menandakanya
Seorang putri raja yang penuh kemewahan disela hidupnya
Wanita itu sangat cantik dan elok
Cahaya wajhnya memberikan ketentraman pada semau orang
Pandanagan matanya menerawang tinggi
Terbang tinggi menembus awan dilangit
Kini setetes air mata mengalir dari kelopak mata, pipi, dagu
Akhirnya jatuh menentuh tanah
Wanita ini bagaikan mutiara yang tersia-siakan
Yang terduduk dan meratapi jalan hidup
Namun, semua orang tidak akan peduli dengan itu
Hanya rasa belas kasihan yang bisa diberikan
Sampai kapan kamu sia-siakan wahai wanita?
Bandung, 2008
Karya anak parsoburan,
Tumbur pardosi, lahir di parsoburan (sumatra utara) 16 april 1988. menulis puisi.
Email; tum_bur@gmail.com
Hp; 081394184120
Terima kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel